BSMI SURABAYA PEDULI KEMANUSIAAN
Isi Maulid, 93 Anak Ikuti Sunat Masal Gratis
Surabaya – Beragam cara untuk mewarnai peringatan maulid Nabi. Salah satunya dengan mengikuti sunatan masal. Seperti yang dilakukan 93 anak se Kecamatan Krembangan dan sekitarnya, pada Minggu 8 Maret ini, mereka mengisi libur maulid dengan dikhitan. Acara sosial ini diselenggarakan oleh Bulan Sabit Merah Indonesia bekerjasama dengan Hotel Antariksa dan masyarakat Gadukan Krembangan Surabaya.
Ritual sunat atau khitan sangat penting. Menurut Ketua tim medis khitan masal Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cabang Surabaya, dr Syaiful Anwar, selain diwajibkan oleh agama, khitan juga bermanfaat dalam kaca mata kesehatan. Selain kebersihan alat ekskresi, khitan dapat mencegah berbagai penyakit yang dapat menjangkiti alat kelamin pria. “Maka sejak kecil, hari ini mereka dikhitan supaya dapat cegah penyakit sejak dini” ujar lulusan FK Unair ini di sela-sela prosesi sunat masal yang diadakan di hotel Antariksa itu.
Menarik memang, hotel dijadikan tempat 93 anak yang kebanyakan siswa TK dan SD ini dikhitan. Dalam acara tahunan ini, BSMI sendiri menghadirkan 17 tim dokter dan 20 paramedis beserta obat-obatan paska khitan. Sebelumnya, peserta khitan masal ini dihibur oleh penampilan tari remo dari siswa SD se Krembangan. Turut hadir dalam pembukaan, camat Krembangan, Ketua RW se Kecamatan Krembangan, alim ulama dan Asisten Kesra Walikota Surabaya.
Menurut Humas BSMI Surabaya, Achmad Zakaria, acara sosial seperti ini akan terus digalakkan. “Hari ini 93 anak, sudah lebih dari 3000 anak sejak 2003 sampai hari ini telah dikhitan oleh tim BSMI Surabaya”, ujarnya di sela-sela pelepasan tim medis khitan BSMI Surabaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar